[Press Release] Bupati ‘Menegur’ Jeep Wisata Volcano Tour

0
49

Selasa (9/1) malam, bertempat di Hotel Taman Eden Kaliurang, Bupati Sleman Sri Purnomo mengadakan pertemuan dengan Asosiasi Jeep Kaliurang. Dari 400 orang yang diundang mewakili 700 pengemudi yang tergabung dalam 29 komunitas pengelola Volcano Tour, pertemuan ini dihadiri oleh 498 orang. Hadir mendampingi bupati dalam kesempatan tersebut adalah Kapolres Sleman, Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Kepala Dinas Perhubungan Sleman dan Kasiops (mewakili Dandim) Kodim Sleman.

Dalam pertemuan tersebut, bupati menegaskan perlunya melakukan redefinisi Volcano Tour agar kecelakaan jeep wisata pada hari Minggu (7/1) tidak terulang. Redefinisi diperlukan untuk menguatkan kembali konsep volcano tour sebagai wisata alam dan edukasi di kawasan lereng Merapi. Titik berat volcano tour adalah menyaksikan sisasisa erupsi merapi dan fenomena alam yang dapat dijadikan paket wisata edukasi mitigasi bencana.

Wisata alam dan edukasi merupakan jenis wisata yang berbeda dengan wisata petualangan. Dalam wisata alam, wisatawan diajak menikmati keindahan alam lereng merapi. Dalam wisata edukasi, wisatawan diajak melihat dahsyatnya kekuatan alam dan kearifan lokal untuk menghadapinya. Masyarakat setempat, sampai saat ini masih percaya bahwa manusia dapat hidup bersahabat dengan alam dan bahaya yang menyertainya. Sedangkan dalam wisata petualangan, wisatawan diajak untuk merasakan sensasi petualangan yang memacu adrenaline.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Sleman menekankan masalah perilaku pengemudi jeep harus lebih berorentasi pada keselamatan dan kenyamanan penumpang. Beliau juga berpendapat bahwa Volcano Tour saat ini lebih bernuansa off road (wisata petualangan). Off road sudah pasti membutuhkan standar keselamatan yang lebih ketat. Oleh karenanya, alternatif yang bisa dijadikan pilihan untuk wisatawan adalah wisata off road dengan wisata alam dan edukasi. Rute untuk jenis wisata tersebut tentunya juga berbeda. Komunitas dapat menentukan pilihan rute yang mungkin digunakan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Mardiyana mengingatkan pentingnya keselamatan. Dalam kendaraan, keselamatan terpenting adalah pengemudi dan penumpangnya. Di jalan raya, keselamatan sesama pengguna jalan juga penting. Persiapan yang dapat dilakukan adalah bahwa kendaraan yang digunakan merupakan kendaraan yang memenuhi syarat teknis dan laik jalan. Itu dapat dilakukan melalui pemeriksaan secara periodik.

Kasiops Kodim Sleman ketika berkesempatan menyampaikan arahannya menggarisbawahi pentingnya ikon merapi untuk dijaga bersama antara masyarakat setempat, pemandu wisata dan wisatawan. Keramahtamahan dan kearifan lokal masyarakat setempat merupakan aset pendukung wisata jeep volcano tour.

Ketika pertemuan ditutup, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengajak pemandu wisata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan. Penerapan sapta pesona secara konsisten harus terus diupayakan dan disempurnakan.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar