Sukunan merupakan desa wisata dengan kesadaran dan kemampuan mengatasi persoalan global terkait pengelolaan lingkungan dan pengolahan sampah. Tak hanya sampah organik, bahkan sampah unorganik pun mampu diolah menjadi barang-barang dengan nilai kebermanfaatan yang tinggi. Kemampuan ini telah menginspirasi banyak pengelola sampah, baik di Indonesia maupun dari manca negara.

Ada begitu banyak hal yang dapat dipelajari di Desa Wisata Sukunan, mulai dari membuat rancang bangun sistem pengolahan sampah, daur ulang kertas dan plastik, membuat biopori secara praktis, membuat kompos, pupuk cair dan inokulan, hidroponik, bertani, beternak, memanfaatkan sterofoam menjadi batako, pot, dan sebagainya hingga membuat aneka kerajinan daur ulang. Sementara di bidang kesenian pengunjung bisa belajar karawitan.

Untuk berbagi semua itu, Desa Wisata Sukunan menyediakan paket live-in maupun paket kunjungan sehari. Bagi pengunjung yang menginap tersedia fasilitas home stay dengan 25 kamar serta gazebo yang bisa menampung hingga 150 orang, dan tentu saja area parkir.

Selama menginap di Sukunan, silahkan menikmati kuliner khas Jogja berupa gudeg dan jadah-tempe. Di samping itu, Sukunan juga terkenal sebagai penghasil aneka keripik istimewa, seperti keripik belut, keripik daun bayam, keripik pare, keripik terong, keripik daun pegagan, dll. Sementara sebagai oleh-oleh atau cenderamata tersedia berbagai hasil kerajinan daur ulang seperti vas dan bunga hias, taplak meja, tas, dompet, gorden, dsb.

Desa Wisata Sukunan hanya berjarak kurang-lebih 5 km dari pusat kota Yogyakarta ke arah barat dan dapat ditempuh melalui jalan Godean. Sukunan, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta.

Kontak :

Haryadi
081804180616

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of