Sleman The Living Culture, Part of Jogja Brand Baru Kabupaten Sleman

0
625

Dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 101 Kabupaten Sleman, diluncurkan brand baru
Sleman. Kepala Dinas Pariwisata, Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si menyampaikan pada
awalnya brand ini hanya disiapkan untuk brand pariwisata di Kabupaten Sleman, yang
merupakan kontrak kualitas antara penyedia jasa/produk (destinasi pariwisata) dengan
konsumen. Namun demikian dalam perkembangannya, disepakati bahwa brand yang
dihasilkan merupakan branding bagi Kabupaten Sleman. Dalam proses
penyusunannya, seluruh SKPD terkait, perguruan tinggi, asosiasi pariwisata, media,
komunitas ekonomi kreatif dan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari
hasil beberapa kali pertemuan, diketahui bahwa brand Sleman diselaraskan dengan
brand Jogja Istimewa, dengan tagline utama ‘the living culture’, dengan logo utama
candi dan Gunung Merapi. Keselarasan Sleman dengan DI Yogyakarta terlihat dalam
tulisan yang ada dibawah tagline utama, “part of Jogja”.
Filosofi utama branding baru Sleman ini adalah bahwa Sleman sebagai bagian dari
Daerah Istimewa Yogyakarta yang tidak terpisahkan dalam ikatan budaya dan
tradisinya. Dengan simbol Gunung Merapi menunjukkan Merapi sebagai nafas
kehidupan dan ikon utama masyarakat Sleman. Sedangkan candi merupakan
pengejawantahan dari kekayaan candi yang merupakan kekayaan budaya adiluhung di
Sleman. Kalimat tagline “the living culture” menunjukkan perkembangan budaya di
Sleman adalah dinamis dan berdampingan secara harmonis dengan kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Warna merah yang berasal dari lambang Keraton
Yogyakarta menjadi simbol keberanian, ketegasan, dan kebulatan tekad yang utuh.
Warna merah di atas warna putih menggambarkan Sleman selau menyimpan ruh ke-
Indonesia-an yang berdiri kokoh di atas sejarah panjang budaya nusantara.
Brand ini selanjutnya diharapkan dapat memberi kebanggaan bagi warga Sleman hidup
di suatu tempat yang memiliki nilai dan ikon yang mendunia, dan dapat menarik
wisatawan, investor dan pebisnis untuk berkunjung, berinvestasi dan berbisnis di
Kabupaten Sleman.
Tahapan selanjutnya adalah sosialisasi dan internalisasi brand ini kepada seluruh
warga masyarakat sebagai kesatuan upaya branding melalui kegiatan yang telah
terukur dan terjadwal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman

ttd

Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of