Brand Baru Sleman Sebagai Langkah Awal Pemasaran Selanjutnya

0
404

Brand baru Sleman: Sleman, the living culture, part of Jogja yang diluncurkan pada peringatan hari jadi ke-101 Kabupaten Sleman pada 15 Mei 2018yang lalu, hendaknya tidak dianggap sebagai akhir dari proses branding itu sendiri., demikian disampaikan oleh Dr. Sumbo Tinarbuko dalam acara Sosialisasi Brand Sleman di Aula Bappeda Sleman, pada tanggal 31 Mei 2017. Peluncuran brand pada hakikatnya adalah langkah awal Kabupaten Sleman untuk mulai bersaing dengan daerah lain dalam memasarkan potensi yang dimilikinya. Sosialisasi perlu terus dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman dalam upaya menginternalisasikan brand ini, sehingga konsep the living culture dapat terlihat dalam peri kehidupan masyarakat Sleman, sehingga tujuan akhir yang ingin dicapai melalu brand baru ini dapat tercapai.

Dr. Ike Janita Dewi, selaku narasumber utama penyusunan brand baru Sleman menyampaikan bahwa brand baru Sleman ini ditujukan untuk lebih mengenalkan Sleman sebagai tujuan wisata, perdagangan dan investasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Potensi yang ada tersebut perlu upaya pemasaran berkelanjutan, yang dilakukan tanpa mengenal lelah dan terukur, sehingga keinginan untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Sleman dapat segera terwujud.

Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa proses pencarian brand baru Sleman yang awalnya ditujukan untuk pariwisata Sleman telah melalui beberapa pertemuan dengan semua stakeholder pariwisata. Namun dalam perkembangannya, brand baru ini menjadi brand bagi Kabupaten Sleman, yang diharapkan dapat menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sleman. Melalui brand ini, ke dalam diharapkan dapat memberi kebanggaan bagi warga Sleman yang tinggal dan hidup di lingkungan yang berkebudayaan, dalam lingkup Jogja Istimewa. Selain itu, brand ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, pebisnis dan investor untuk datang dan berinvestasi di Kabupaten Sleman.

Sosialisasi brand Sleman kali ini dihadiri oleh lebih dari 90 orang yang merupakan perwakilan dari DPRD Kabupaten Sleman, OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, kecamatan dan desa se-Kabupaten Sleman, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, komunitas/asosiasi dunia usaha dan pariwisata, dan wartawan. Beberapa peserta yang hadir meyakini dengan brand baru Sleman, warga Sleman semakin bangga dengan wilayahnya dan akan berusaha untuk menginternalisasikan brand ini dalam kehidupan kesehariannya, sehingga Sleman menjadi daerah tujuan wisata dan investasi utama di Daerah Instimewa Yogyakarta.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman

ttd

Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of