Mewujudkan Pariwisata Berbudaya di DIY

0
60

Minggu,7 Oktober 2018 berlangsung kegiatan Sarasehan Saka Pariwisata Sleman dengan tema “Peran Pramuka dalam Mewujudkan Pariwisata Berbudaya di Daerah Istimewa Yogyakarta” bertempat di Desa Wisata Brayut, Pandowoharjo, Sleman. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Kwarcab Sleman yaitu Kak Murdiwiyono, S.Pd.

Kak Murdiwiyono mengatakan kegiatan sarasehan ini selain sebagai ajang pendalaman materi bagi anggota saka pariwisata dalam bidang kebudayaan khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, tetapi juga sebagai ajang untuk bersilaturahmi antar saka sehingga tidak ada jarak dan saling kompetisi seluruh saka di Sleman. Saka Pariwisata binaan Dinas Pariwisata, Saka Bhayangkara binaan Polres, Saka Wirakartika binaan Kodim, Saka Bakti Husada binaan Dinas Kesehatan saling bersinergi dalam berbagai kegiatan karena sifat pramuka yang saling bersaudara dan tolong menolong.

Dalam kegiatan ini peserta mendapatkan materi terkait Kebudayaan dan Pariwisata yang disampaikan Kak Drs. Prijo Mustiko (Sekretaris Mabida DIY/Dewan Kebudayaan DIY) dengan moderator Kak FX Supardi (Pelatih Pusdiklatcab Sleman/Dewan Kebudayaan Sleman) dilanjutkan materi jelajah Desa Wisata Budaya Brayut yang memiliki kekhasan dalam arsitektur bangunan rumah tradisionalnya dengan pemateri Bapak Sudarmadi (Ketua Pengelola Desa Wisata Brayut).

Kak Prijo Mustiko dalam materinya mengemukakan bahwa DIY ini istimewa karena nilai, perilaku, dan benda yang telah berkembang di masyarakat. Peran pramuka DIY agar menjadi istimewa harus tetap menjaga Dasa Darma karena seluruh nilai-nilai budaya DIY seperti hamemayu hayuning bawana, sangkan paraning dumadi, nyawiji, greget, sengguh, lan ora mingkuh itu ada di Dasa darma Pramuka semua. Sehingga jika ingin jadi pramuka istimewa yang berbudaya amalkan secara serius dasa darma. Aplikasinya baru dengan kegiatan pariwisata.

Menurut Sudarmadi, Desa wisata Brayut yang memiliki rumah tradisonal jawa dan masih eksis antara lain gaya rumah joglo, sinom dorogepak, cere gancet, limasan, limasan pacul growang, dan kampung.

Hadir dalam kegiatan ini anggota Jajaran Andalan Cabang Sleman, Anggota DKD DIY dan DKC Sleman, Anggota Saka Pariwisata, Saka Wirakartika, Saka Bakti Husada, Saka Kencana, dan Saka Bhayangkara Kwarcab Sleman dengan jumlah peserta seluruhnya 90 orang.

Tetap lestarikan budaya,
Tetapi kembangkan pariwisata Indonesia.
Salam Pramuka!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of