Pelatihan Bagi Pengelola Jip Wisata Lava Tour Merapi

0
78
Peserta Pelatihan Jip Wisata

Untuk mengurangi angka kecelakaan di atraksi wisata jip lava tour dan penerapan sapta pesona pariwisata yang lebih baik, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengadakan pelatihan bagi para pengelola jip wisata Lava Tour Merapi. Pelatihan jip wisata angkatan pertama diadakan pada tanggal 16 s.d. 18 Oktober 2018 dan diikuti oleh para pengelola jip wisata di kawasan Kaliurang dan Kaliadem.

Nyoman Rai Savitri, S.Psi,M.Ec.Dev, Kepala Bidang SDM Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengatakan bahwa pelatihan bagi para pengelola jip wisata Lava Tour Merapi ini merupakan pelatihan yang pertama kalinya, setelah pada tahun sebelumnya Dinas Pariwisata hanya melakukan sosialisasi dan pembinaan secara umum. Pelatihan ini dibagi dalam beberapa angkatan, dimana setiap angkatannya terdiri atas enam puluh orang yang akan dilatih selama tiga hari. Pada tahun 2018 ini menurut rencana akan diadakan pelatihan sebanyak enam angkatan, sedangkan pada 2019 akan ada tujuh angkatan. Para peserta tidak dipungut biaya sepeserpun dalam mengikuti pelatihan ini.

Para peserta pelatihan diberikan materi-materi yang akan membuat para pengemudi jip wisata lebih terampil dalam mengemudikan jip wisata. Narasumber-narasumber berkompeten dari Dinas Pariwisata, Kepolisian dan IOF dihadirkan untuk memberikan ilmu berkualitas terkait pengelolaan jip wisata. Adapun kompisisi pelatihan ini adalah 30 % berupa teori dan 70 % berupa praktek. Pada tahapan praktek, peserta akan mempraktekkan beberapa teknik mengemudi seperti bagaimana mengemudi di tanjakan atau turunan ekstrem, bagaimana mengatasi situasi darurat dan teknik yang lainnya.

Melalui pelatihan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman berharap atraksi jip wisata lava tour ini mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan bagi para wisatawan. Kondisi-kondisi tersebut dapat diwujudkan dengan cara membangun sinergisitas yang kuat antara rute jip yang telah terkoordinasi (tertuang dalam SK Bupati) dan kendaraan (jip) yang lebih baik dan lebih aman. Selain itu, pada tahun 2019 diharapkan semua pengelola jip wisata bisa mengikuti pelatihan ini.(*)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of