700 Pramuka Sleman Isi Liburan dengan Pengembaraan Akhir Tahun

0
272
BARATA Ke-33

 Mengenang Jasa Sri Sultan HB IX/Bapak Pramuka Indonesia melalui Pengembaraan

Sleman, sebanyak 700 Pramuka tingkat SMA di Sleman ikuti Pengembaraan Akhir Tahun atau BARATA. Kegiatan yang telah terlaksana sebanyak 33 kali ini dilaksanakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sleman C.q Dewan Kerja Cabang Sleman selama lima hari mulai tanggal 28 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019. Rute pengembaraan mempunyai tema yang berbeda setiap tahunnya, untuk tahun ini peserta akan menyusuri selokan mataram bagian barat yang berujung di Kulon Progo.

 “Para peserta nantinya akan menyusuri Selokan Mataram bagian barat meliputi wilayah kecamatan Mlati, Seyegan, Minggir hingga Kabupaten Kulon Progo. Rute sejarah Selokan Mataram ini sengaja kami ambil untuk menunjukan salah satu peninggalan yang menyimpan banyak cerita di Bumi Mataram serta  mengenang jasa Sri sultah HB IX  yang juga merupakan Bapak Pramuka Indonesia”  ungkap Arwin Pamungkas, Ketua DKC Sleman. Pria yang telah berusia 25 tahun ini juga menjelaskan bahwa akan ada perayaan malam puncak kegiatan sekaligus penyambutan tahun baru 2019 di Lapangan Pemda Sleman dengan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Sleman.

“Peserta akan memulai perjalanan dari Lapangan Pemda yang direncanakan akan dibuka oleh Bupati Sleman Sri Purnomo, kemudian peserta akan menuju  Lapangan Margokaton Seyegan di hari pertama, Lapangan Banjarharjo Kalibawang Kulon Progo di hari kedua , Lapangan Margoagung Seyegan di hari ketiga dan kembali ke kompleks Stadion Tridadi di hari keempat dangan total jarak sekkitar 53 km”  ucap Ode Julian, Ketua Sangga Kerja Kegiatan saat diwawancarai Selasa malam (18/12) di sekretariat DKC Sleman. “Di camp atau tempat berkemah, peserta akan melaksanakan giat. Diantaranya giat prestasi, giat materi, giat bakti, giat persaudaraan dan giat keagamaan.” Tambah pria yang akrap disapa Ode ini

Dalam kegiatan ini peserta akan memperebutkan tunggul dan trofi juara umum yang diperebutkan secara bergilir. Tunggul merupakan penghargaan bagi sekolah/gugusdepan yang memperoleh poin tertinggi selama perjalanan. Mereka mampu menjaga kekompakan hingga mencapai finish di posisi depan dengan jumlah anggota yang utuh. Sedangkan untuk trofi juara umum diberikan kepada kelompok/sangga yang memenangkan banyak kejuaraan dalam giat prestasi. Adapun giat prestasi dalam BARATA ini PPGD, pioneering, cerdas cermat, dhenopk thole, teknologi tepat tuna, pembuatan maskot, mading, handycraft, jurnalistik, video kreatif, memasak, macapat, baca puisi, yel yel, pembuatan wayang suket, fashion show dan pentas seni.

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of