Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman kembali akan mengadakan Java Summer Camp di Tahun 2018. Acara ini akan diselenggarakan di Camping Ground Rama Shinta kompleks Candi Prambanan. Java Summer Camp tahun ini adalah gelaran yang ke-7 sejak tahun 2009.
Rini Wahyu Hestari, Kepala Seksi Atraksi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengatakan bahwa acara Java Summer Camp 2018 merupakan wadah untuk generasi muda, baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri, untuk saling berinteraksi diantara mereka. Selama penyelenggaraan acara, para peserta akan saling memperluas jaringan, bertukar informasi dan melakukan berbagai kegiatan yang menggembirakan dan edukatif. Acara ini juga dijadikan sebagai sarana untuk memperkenalkan keistimewaan Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Sleman kepada para peserta.
Rini juga mengatakan bahwa acara Java Summer Camp 2018 akan diikuti oleh 250 anak muda dari dalam negeri maupun luar negeri. Untuk pelaksanaan tahun ini, Java Summer Camp akan kedatangan dua puluh peserta dari Papua. Selain itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman juga mengajak mahasiswa – mahasiswa asing dari 13 Universitas di DIY yang memiliki kelas internasional untuk mengikuti acara ini.
Para peserta Java Summer Camp 2018 akan melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya :
- Workshop Travel Writing bersama komunitas GenPI (Generasi Pesona Indonesia).
- Workshop fotografi.
- Seni Jemparingan, seni panah tradisional khas Jawa.
- Welcome Dinner sekaligus pembukaan acara Java Summer Camp oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo, dengan hiburan tari dari Sanggar Sakura.
- Eksplorasi studio alam dan kegiatan ekonomi kreatif di Desa Wisata Gamplong sambil menerapkan ilmu fotografi yang diperoleh ketika workshop fotografi sekaligus mengunggahnya ke media sosial.
- Eksplorasi lava bantal Berbah Sleman, obyek wisata yang saat ini tengah berkompetisi di ajang Anugerah Pesona Indonesia 2018 kategori Tujuan Wisata Baru Terpopuler, dengan suguhan hiburan dari Seni Kubro Siswo Kebon Agung.
- Menonton pertunjukan sendratari Ramayana.
- Pentas api unggun.
- Workshop pembuatan patung Totem dari Papua.
- Jalan – jalan ke Candi Prambanan dan candi – candi di sekitarnya beserta sharing pengetahuan tentang konservasi candi bersama komunitas Malam Museum sambil menerapkan ilmu fotografi yang diperoleh ketika workshop fotografi sekaligus mengunggahnya ke media sosial.
Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman juga berharap melalui Acara Java Summer Camp 2018 perdamaian dunia tetap terjaga dan rasa persaudaraan antar bangsa semakin kuat, mengingat acara ini diikuti oleh peserta dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, para peserta juga diharapkan menjadi agen promosi wisata Kabupaten Sleman, sehingga para peserta jika kembali ke daerah atau negaranya akan menceritakan berbagai potensi wisata di Sleman ke keluarga, kerabat dan orang lain.(*)



