Dalam rangka menyambut libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan monitoring kesiapan usaha pariwisata di wilayah Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa usaha pariwisata siap menerima kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran, baik dari aspek kesiapan pengelola destinasi, kelayakan fasilitas umum, penerapan standar kebersihan dan kesehatan, pengelolaan arus pengunjung, serta kesiapan petugas di lapangan.
Monitoring dilakukan melalui peninjauan langsung ke sejumlah usaha pariwisata di Sleman, fasilitas pendukung pariwisata, serta sarana dan prasarana yang digunakan oleh wisatawan. Pada Kamis, 12 Maret 2026 dilaksanakan monitoring di Warung Kopi Klotok dan Agrowisata Bhumi Merapi. Hasil monitoring ditemukan belum adanya titik kumpul untuk evakuasi di Warung Kopi Klotok, selanjutnya untuk Agrowisata Bhumi Merapi belum terdapat peta dan petunjuk arah di lokasi. Untuk itu, tim memberikan rekomendasi agar menambah titik kumpul pada lokasi Warung Kopi Klotok serta menambah peta petunjuk arah di lokasi Agrowisata Bhumi Merapi yang dituangkan dalam Berita Acara Montoring.
Dengan kesiapan yang matang dari seluruh pengelola, diharapkan sektor pariwisata dapat berjalan dengan baik selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Pemerintah juga menghimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta mematuhi aturan yang berlaku di setiap destinasi wisata yang dikunjungi.



