ICCF 2018, Holopis Kutha Baris

0
83
Pamflet Indonesia Creative Cities Festival

ICCN (Indonesia Creative Cities Network) atau disebut jejaring kabupaten/kota kreatif Indonesia kembali mengadakan koferensi antar pengembang kota kreatif di Indonesia bertajuk Indonesia Creative Cities Festival. Konferensi ini adalah gelaran ketiga yang diadakan oleh ICCN sejak 2015 setelah sebelumnya diadakan di Solo dan Makassar dengan nama ICCC (Indonesia Creative Cities Conference). Pada penyelenggaraan tahun ini, konferensi atar pengembang kota kreatif di Indonesia akan diadakan di Kabupaten Sleman dan berganti nama menjadi ICCF (Indonesia Creative Cities Festival) dengan harapan lebih membuka sekat antar stake holder kota untuk lebih mampu bersinergi membangun kota kreatif.

ICCN, BEKRAF dan Pemerintah Kab Sleman bekerjasama menghadirkan ICCF 2018 pada 15-20 Oktober 2018. Berbagai acara akan diselenggarakan pada gelaran ini diantaranya Indonesia Creative Cities Conference di Hotel Sahid Jaya, Sleman Living Culture Night dengan jamuan makan malam hidangan kuliner lokal Kabupaten Sleman di pendopo rumah dinas Kabupaten Sleman, pameran kota kreatif di Hotel Sahid Jaya, dan workshop tematik yang diselenggarakan di beberapa desa wisata di Kabupaten Sleman. Acara Indonesia Creative Cities Conference menurut rencana akan menghadirkan pembicara terkenal dan berkompeten dalam hal industri kreatif mulai dari Triawan Munaf (Kepala BEKRAF), Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Joshoua Simanjuntak (Deputi Pemasaran BEKRAF), Tom Flemming (creative consultant), Wishnutama (NET), dan pembicara yang lainnya.

Tema yang diangkat tahun ini adalah Holopis Kutha Baris terinspirasi dari “Holopis Kuntul Baris“ sebuah ungkapan yang pernah dilontarkan Bung Karno untuk menyemangati bangsa Indonesia agar bergotong royong. Ungkapan ini mengalami sejarah panjang sejak zaman kolonial Belanda.  Filosofi lain dari ungkapan ini adalah dimana masalah seberat apapun pasti bisa terselesaikan kalau dikerjakan dengan bersinergi bersama.

Dengan tema Holopis Kutha Baris, diharapkan kota-kota di Indonesia lebih mampu untuk berjejaring dan bersinergi untuk mewujudkan suatu hal yang besar, yakni Indonesia yang kaya. Selain itu, para pelaku industri kreatif di tanah air diharapkan lebih aktif bersinergi, berkarya dan bekerja sama untuk menggerakan kabupaten/kota kreatif di Indonesia. Sehingga, industri kreatif di kabupaten/kota tersebut mengalami perkembangan, baik kabupaten/kotanya ataupun masyarakatnya.(*)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of