Sleman Temple Run (STR) kembali akan digelar pada Minggu, 8 September 2024 di Kompleks Banyunibo, Prambanan, Sleman. Event tahun ini adalah penyelenggaraan kali kesembilan. Ada tiga kategori yang dilombakan yaitu 5K, 15K, dan 30K. Total hadiah yang disiapkan senilai Rp 54 juta. Hadiah kejuaraan dan trofi diberikan bagi pemenang putra dan putri di masing-masing kategori.
Hingga Sabtu (27/7) tercatat ada peserta dari 27 negara antara lain : Belarus, Timor Leste, Palestine, Polandia, Sudan, Colombia, Philipines, Malawi, Bulgaria, Gambia, Combodia, Pakistan, Yemen, Peru, Myanmar, France, Algeria, Kazakhstan, Thailand, Neteherlands, Mexico, Brunai, Malaysia, Rwanda, Tanzania, Russia, Indonesia. Pendaftaran masih akan dibuka sampai 8 Agustus mendatang.” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Ishadi Zayid, Sabtu (27/7).
Pada akhir pekan lalu telah diselenggarakan kegiatan Road to STR dan Jumpa ,Pers di Candi Ratu Boko Prambanan, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta dari sejumlah komunitas lari di Yogyakarta. Road to STR dimaksudkan untuk memberikan gambaran kepada peserta terkait rute lari yang akan mereka lalui nantinya
Ishadi Zayid menambahkan, event STR rutin dilaksanakan tiap tahun sejak 2015 sebagai upaya mengangkat destinasi wisata candi yang ada di Sleman. Terlebih, Sleman dikenal dengan predikat Kabupaten Seribu Candi.”Potensi wisata budaya dengan ikon candi yang berada di kawasan perbukitan Shiva Plateau menumbuhkan ide penyelenggaraan event sport tourism. Kami bangga karena Sleman Temple Run sudah terdaftar di kalender lari internasional bahkan menjadi satu-satunya sport tourism di dunia dengan melewati candi-candi,” katanya.



