Sosialisasi branding Sleman yang diluncurkan pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-101, dilakukan pada 18 Mei 2017 di Kampung Flory bersamaan dengan acara puncak Hari Jadi Kabupaten Sleman. Acara yang dihadiri oleh Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, jajaran pimpinan DPRD, Forkompinda, para kepala dinas dan camat se-Kabupaten Sleman, pemenang lomba rangkaian hari jadi dan masyarakat sekitar, dimulai pada pukul 19.30 WIB. Acara dimeriahkan oleh mini orchestra dari Kecamatan Kalasan, tayub dan tari kreasi baru.
Dalam kesempatan ini, Bapak Bupati Sleman, Drs. H. Sri Purnomo, MSI menyampaikan bahwa momen hari jadi Sleman merupakan waktu yang tepat untuk mengevaluasi dan introspeksi peran serta seluruh masyarakat Sleman dalam pembangunan di Kabupaten Sleman. Moment in hendaknya menjadi titik untuk memperbaiki diri dan menyempurnakan langkah ke depan agar lebih baik lagi.
Pada saat yang sama dilakukan pengukuhan Kampung Flory sebagai desa wisata dan peluncuran beras Sleman yang dikemas dalam tarian kreasi baru berjudul Tari Petani. Selain itu dilakukan pula sosialisasi Branding Sleman yang dikemas dalam Tari Payung. Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Sleman membuka payung bergambar Branding Sleman didampingi penari di luar Pendopo Limasan Kampung Flory sebagai bentuk sosialisasi branding. Acara diakhiri dengan pertunjukan wayang kulit Pagelaran Padat Banjaran Bimo dengan dalang Ki Bayu Sugati dan Ki Edi Suwondo.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si menyampaikan melalui brand ini Kabupaten Sleman bertekad memberikan yang terbaik bagi konsumen pariwisata di Kabupaten Sleman melalui kerja sama dengan semua stakeholder pariwisata, sehingga Sleman dapat menjadi destinasi utama di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman
ttd
Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si

