Desa Wisata Mangunan : Mengajak Para Satria Keliling Desa

1298
Berada di kawasan yang tidak terlalu jauh dari panggung Ramayana Prambanan membuat desa Wisata Mangunan juga masih mewarisi semangat melestarikan wayang orang. Uniknya, banyak tamu, utamanya tamu asing, begitu terkesan dengan kostum wayang yang mereka kenakan saat mereka berkeliling kampung dengan kendaraan becak atau andong. Berkeliling dengan kostum wayang pun menjadi aktivitas khas Mangunan.

Dengan latar belakang pedesaan yang dimiliki, Desa Wisata Mangunan cukup menarik sebagai lokasi outbound. Akan tetapi, selain kegiatan outbound, Desa Wisata Mangunan juga menawarkan aneka paket kunjungan, antara lain paket belajar membatik serta mempelajari wayang orang sambil mengenakan kostum tokoh-tokoh sentral pada cerita pewayangan.

Desa Wisata Mangunan juga memiliki kelompok seni pertunjukan kethoprak serta jathilan (kuda lumping) yang siap dipentaskan jika ada permintaan. Di sela-sela aktivitas belajar dan menyaksikan pertunjukan kesenian tersebut pengunjung bisa menikmati makanan tradisional khas pedesaan seperti lemet, yaitu makanan terbuat dari singkong yang diparut dan diberi gula jawa lalu dibungkus daun pisang.

Untuk menginap (live-in), Desa Wisata Mangunan bisa menampung pengunjung sebanyak 20 orang yang akan ditempatkan di home stay berupa rumah penduduk sehingga pengunjung bisa berbaur dan mengikuti aktivitas keseharian mereka. Sementara area parkir serta rumah joglo dan limasan sebagai tempat pertemuan juga tersedia.

Desa Wisata Mangunan berjarak kurang-lebih 12 km dari pusat kota Yogyakarta ke arah timur, bisa ditempuh melalui jalan Raya Yogyakarta – Solo. Jln Solo km 11,5, Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Kontak :

Eka Guntur Prasetyo
081328000072, 085729888833

Bagikan Artikel
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted