Sleman – Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menilai bahwa perkembangan festival musik saat ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pasar pariwisata baru. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan talkshow Sound of Communication yang diselenggarakan oleh Young Creative Entertainment (YCE) pada Minggu, 14 Desember 2025, bertempat di Ballroom Hotel Aveon Yogyakarta, dengan mengusung tema “Bercerita Lewat Nada, Menghidupkan Pariwisata, Menggema Melalui Media”.
Pada sesi pertama talkshow, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Edy Winarya, menyampaikan bahwa festival musik tidak lagi sekadar menjadi ruang hiburan, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari strategi pengembangan pariwisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan, khususnya generasi muda.
“Festival musik saat ini memiliki daya tarik yang kuat karena menawarkan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan. Jika dikelola secara terarah dan berkelanjutan, festival musik dapat menjadi pasar pariwisata baru yang mendukung penguatan citra daerah serta pengembangan ekonomi kreatif,” ujar Edy Winarya.
Lebih lanjut, Edy Winarya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan festival musik sebagai bagian dari promosi pariwisata daerah.
“Sinergi antara pemerintah, pelaku seni, komunitas kreatif, dan media menjadi kunci agar festival musik tidak hanya ramai secara event, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, pengamat media dan komunikasi Hans Hermang menyoroti peran media sebagai sarana pemasaran strategis dalam mendukung pengembangan festival musik dan pariwisata. Menurutnya, media, khususnya media digital dan media sosial, memiliki peran penting dalam membangun narasi serta memperluas jangkauan promosi suatu event maupun destinasi.
“Dalam perjalanan bermusik, media sosial memiliki pengaruh yang sangat besar. Media menjadi ruang penting bagi musisi untuk memperkenalkan karya sekaligus membangun keterhubungan dengan publik,” ujar Hans Hermang.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan konten yang tepat di media dapat meningkatkan keterlibatan publik sekaligus mendorong minat wisatawan untuk datang langsung ke suatu daerah.
Melalui kegiatan Sound of Communication, diharapkan terbangun pemahaman bersama bahwa musik, media, dan pariwisata merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku industri kreatif, dan media dinilai mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang adaptif, kreatif, dan berkelanjutan di Kabupaten Sleman.



