Sinergi Pengembangan Lava Bantal

0
128
Suasana kegiatan bersih - bersih Lava Bantal

Lava Bantal menjadi salah satu nominasi dalam tujuan wisata terbaru terpopuler versi Anugerah Pesona Indonesia 2018. Sampai dengan saat ini, posisi Lava Bantal dalam ajang pemilihan itu ada di peringkat kedua, dibawah Kampung Terih, Batam. Raihan ini tentunya akan sia-sia, bilamana ternyata destinasi pariwisata yang dipromosikan tidak disiapkan untuk menerima kunjungan wisatawan. Persiapan destinasi pariwisata meliputi kesiapan destinasi dari sisi kebersihan, keindahan, dan kenyamanannya. Jika destinasi pariwisata yang ada menawarkan kebersihan, keindahan dan kenyamanan bagi wisatawan, dapat dipastikan destinasi tersebut dapat menjadi destinasi pariwisata wajib kunjung wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sleman.

Selain itu, agar pariwisata bisa membawa dampak positif bagi warga sekitar destinasi, sinergi dan kerja sama antar warga masyarakat di sekitar destinasi pariwisata mutlak terjalin. Sinergi diantara warga masyarakat di sekitar destinasi pariwisata adalah senjata utama dalam pengembangan destinasi pariwisata. Hal ini penting diingat karena tourism is borderless, pariwisata tidak mengenal batas administratif.

Destinasi pariwisata yang berada di suatu desa/daerah, bisa mendatangkan manfaat bukan saja bagi desa/daerah bersangkutan, tapi desa/daerah sekelilingnya bila ada sinergi dalam pengelolaan dan pengembangannya. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si, dalam kegiatan bersih-bersih Lava Bantal yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata bersama dengan Lintas Komunitas, Forum Lingkungan Hidup Kecamatan Berbah, Saka Pariwisata Sleman, Polsek Berbah, Koramil Berbah, dan masyarakat dari Desa Kalitirto, Desa Jogotirto dan Desa Tegaltirto.

Selanjutnya, Itock Sawarjito dari Lintas Komunitas menyampaikan setelah kegiatan bersih-bersih ini, terkait dengan pengembangan destinasi pariwisata yang perlu digali lebih dalam adalah filosofi yang ada dan berkembang di destinasi pariwisata tersebut. Dengan mengetahui filosofi yang ada di destinasi, maka destinasi pariwisata yang dijual bukan hanya keindahan alam semata.

Karena bila hanya keindahan alam yang dijual, wisatawan hanya akan berkunjung ke destinasi tersebut paling banyak 2 kali, karena tidak ada daya tarik lainnya. Lain halnya bila ada kuliner khas, kerajinan khas ataupun atraksi/event khas yang benar-benar unik dan tidak ada di destinasi pariwisata sejenis, dapat dipastikan wisatawan akan datang dan datang kembali ke destinasi tersebut.

Suasana kegiatan bersih 0 bersih lava bantal

Kedepan, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama dengan dinas terkait lainnya akan mengembangkan Lava Bantal menjadi destinasi unik yang diharapkan bisa mendatangkan tidak hanya wisatawan nusantara namun juga wisatawan mancanegara. Banyak potensi yang bisa dikembangkan di Lava Bantal, dan disinergikan dengan destinasi pariwisata lain yang ada di sekitar seperti Embung Tegaltirto, Candi Abang, dan masih banyak lagi.

Sukses terus pariwisata Sleman!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of