Program Pendampingan Satu Hotel untuk Satu Desa Wisata

0
98
Kepala Dinas Pariwisata menandatangani MoU Program Satu Hotel untuk Satu Desa Wisata

Program pendampingan Satu Hotel untuk Satu Desa Wisata adalah sebuah strategi komprehensif dalam penguatan desa wisata di Kabupaten Sleman dengan membuat suatu kemitraan antara usaha pariwisata dengan destinasi wisata. Usaha pariwisata dalam hal ini diwakili oleh hotel berbintang, sedangkan destinasi wisata diwakili oleh desa wisata, suatu destinasi wisata yang berbasis masyarakat pedesaan. Format kerjasama kemitraan yang diimplementasikan adalah menyambungkan CSR dari hotel berbintang yang memiliki komitmen dengan desa wisata yang membutuhkan dan siap untuk bersinergi. Hotel berbintang tidak hanya memberikan bantuan finansial atau sarana dan prasarana, tetapi juga melakukan pembinaan, pendampingan SDM, penguatan branding dan promosi serta menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan, permasalahan dan arah pengembangan desa wisata.

Hotel berbintang dipilih mewakili usaha pariwisata dalam program ini dengan pertimbangan sebagai berikut:

  • Hotel berbintang merupakan salah satu usaha pariwisata yang banyak tumbuh dan berkembang di Kabupaten Sleman dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di DIY.
  • Hotel berbintang memiliki pendanaan lebih kuat dibandingkan beberapa usaha pariwisata yang lainnya.
  • Pembinaan dan pengawasan hotel merupakan salah satu kewenangan Dinas Pariwisata, sehingga secara umum memiliki kerjasama yang cukup baik dan memudahkan pelaksanaan program ini.
  • Dalam pengelolaan pariwisata, hotel memiliki kesamaan permasalahan yang cukup banyak dengan desa wisata.
  • Dapat menjadi sarana promosi bersama.

Program pendampingan Satu Hotel untuk Satu Desa Wisata telah diluncurkan pada pelaksanaan acara Festival Desa Wisata 2018. Pada acara tersebut terdapat penandatangan MoU antara pihak hotel berbintang dengan desa wisata, diantaranya:

  • Hotel Grand Tjokro Yogyakarta akan mendamping Desa Wisata Pule Wulung, Bangunkerto, Turi, Sleman.
  • Hotel Cakra Kusuma akan mendampingi Desa Wisata Pancoh Girikerto, Turi, Sleman.

Hotel Grand Keisha dan Hotel Hyatt Regency Yogyakarta sudah menyatakan komitmennya dalam program ini namun masih dalam tahap menentukan desa wisata yang akan didampingi.

Hotel-hotel lain dan usaha pariwisata lainnya di Kabupaten Sleman diharapkan juga turut ambil bagian dalam program ini. Sehingga dengan semakin kuatnya kerjasama kemitraan, destinasi wisata di Kabupaten Sleman juga akan semakin kuat. Kunjungan wisatawan dan spending para wisatawan di Kabupaten Sleman akan semakin meningkat dan melampaui target yang ditetapkan. (*)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of