Sleman – Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Public Area Cleaner yang berlangsung pada 23–25 Juni 2026. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Jogja Tama Tri Cita dan LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia, dengan pelaksanaan di Grand Keisha Yogyakarta dan Blondes Borobudur, Jawa Tengah.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai pelaku usaha pariwisata dan perhotelan di Kabupaten Sleman. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sekaligus membekali peserta dengan keterampilan teknis dan sikap kerja profesional dalam menjaga kebersihan area publik. Peran Public Area Cleaner dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan mampu memberikan kesan positif bagi wisatawan.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Erny Maryatun, S.IP., M.T., yang menyampaikan bahwa pengembangan SDM menjadi salah satu faktor utama dalam memperkuat daya saing sektor pariwisata. Selain memiliki keterampilan, tenaga kerja pariwisata juga perlu didukung dengan sertifikasi kompetensi sebagai bentuk pengakuan profesional sesuai kebutuhan industri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelatihan di dalam kelas pada 23 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan uji kompetensi pada 24 Juni 2026 untuk mengukur kemampuan peserta berdasarkan standar profesi. Sebagai bagian dari proses pembelajaran, pada hari terakhir peserta mengikuti kegiatan visitasi ke Blondes Borobudur, Jawa Tengah.

Visitasi menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan kawasan wisata, khususnya dalam menjaga kebersihan area publik dan kualitas pelayanan. Melalui sesi diskusi bersama pengelola, peserta memperoleh wawasan mengenai pengelolaan fasilitas umum, strategi menjaga kenyamanan lingkungan, keterlibatan masyarakat dalam operasional destinasi, hingga upaya mempertahankan standar pelayanan bagi wisatawan.
Melalui pelatihan, sertifikasi, dan visitasi ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman berharap peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di tempat kerja masing-masing. Dengan SDM yang kompeten dan tersertifikasi, kualitas layanan pariwisata di Kabupaten Sleman diharapkan terus meningkat sehingga mampu memperkuat daya saing destinasi dan mendukung pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.


















