Generasi Milenial, Target Pasar Wisatawan 2020

0
114
Acara Creative Talk dengan tema Perkembangan Industri dan Pariwisata Kabupaten Sleman Tahun 2020

Generasi milenial menjadi target utama pemasaran pariwisata Kabupaten Sleman di tahun 2020 mendatang, demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra Hj. Sudarningsih, M.Si dalam Creative Talk dengan tema Perkembangan Industri dan Pariwisata Kabupaten Sleman Tahun 2020. Creative Talk ini diselenggarakan untuk menyemarakkan kegiatan Sleman Creative Art, Fashion and Lifestyle 2018 pada 10 September 2018 pukul 15.30 WIB di Main Atrium Jogja City Mall

Generasi milenial yang lahir dan tumbuh di era ketidakpastian ekonomi merupakan generasi dengan ciri khas orientasi kekinian, tanpa mau memikirkan masa depan. Keberadaan generasi milenial ini mengakibatkan perubahan landscape perjalanan wisatawan. Ketergantungan pada biro perjalanan wisata semakin berkurang, dimana generasi ini lebih suka bepergian dengan memanfaatkan aplikasi seperti traveloka, tiket.com, pegi-pegi dan sebagainya. Selain itu, perubahan pola sosialisasi generasi ini secara tidak langsung merubah tujuan mereka bepergian.

Generasi ini menyukai tempat kuliner kekinian, tempat belanja seperti mall dengan tema gaya hidup, bersosialisasi melalui gawai, dan senang dengan segala jenis event seperti musik maupun olah raga. Karena generasi milenial ini adalah generasi yang melek teknologi, maka pemanfaatan media sosial menjadi keharusan dalam memasarkan destinasi maupun event yang akan dilaksanakan. Peran influencer/reviewer menjadi penting dalam pemasaran destinasi. Akibatnya kesiapan destinasi dan masyarakat di sekitar destinasi menjadi syarat utama agar destinasi tersebut didatangi oleh milenial.

Kedepan, selain destinasi tradisional seperti destinasi wisata alam, dan destinasi wisata budaya yang sudah ada, upaya menarik generasi milenial melalui pengembangan destinasi wisata kuliner kekinian dan belanja di Kabupaten Sleman akan mendapat perhatian lebih. Hal ini tak lepas dari data yang menunjukkan bahwa pada libur lebaran dan libur sekolah yang lalu, kunjungan di destinasi wisata kuliner dan belanja di Kabupaten Sleman mencapai lebih dari 2 juta kunjungan.

Selanjutnya, terkait dengan belanja wisatawan di Kabupaten Sleman, diketahui bahwa belanja transportasi dan akomodasi wisatawan mengambil porsi lebih dari 70% belanja wisatawan. Hanya sekitar 5% saja belanja wisatawan pada belanja souvenir/oleh-oleh. Hal ini menjadi perhatian bagi Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman dan Dekranasda Kabupaten Sleman, terus dilakukan upaya agar pada tahun 2020 mendatang, besaran belanja souvenir/oleh-oleh ini dapat meningkat sampai dengan 7,5 persen.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui Sleman Innovative Craft Award 2018 dengan mengangkat tema Berani Berkarya dengan Karya yang Berani. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan ada oleh-oleh yang menjadi ciri khas Kabupaten Sleman yang menjadikannya sebab untuk selalu berkunjung ke Kabupaten Sleman.(*)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of