Peluncuran Calender of Event 2019

1
184

Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar acara peluncuran Calender of Event 2019. Ada setidaknya 19 event budaya dan pariwisata yang diselenggarakan selama satu tahun. Dari 19 event tersebut terdapat satu event yang dipilih oleh Tim Kurator Kementerian Pariwisata untuk dimuat dalam Top 100 Calender of Event 2019, yakni Jogja International Heritage Walk. Acara peluncuran event ini dilaksanakan pada pada Selasa, 5 Maret 2019 di Atrium Shinta, Sleman City Hall.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si  mengatakan pihaknya berharap dengan dilaksanakannya peluncuran Calendar of Event 2019 ini, diharapkan agar wisatawan mendapat informasi mengenai event pariwisata di Kabupaten Sleman. Semua produk dan event pariwisata yang dipersembahkan merupakan yang terbaik dan memiliki daya tarik pariwisata.

Selain sebagai informasi kepadawisatawan, dengan peluncuran calender of event ini diharapkan tercipta sinergi berbagai stakeholder di Kabupaten Sleman. Jumlah kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) maupun wisnus (wisatawan nusantara) kian bertambah. Tercatat jumlah wisman yang datang ke Sleman pada tahun 2018 adalah sebanyak 307.705 wisatawan sementara jumlah wisnus pada tahun 2018 yakni sebanyak 8.224.033 wisatawan.

“Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini terjadi seiring sejumlah perbaikan yang terus dilakukan. Perbaikan yang dimaksud antara lain peningkatan kualitas atraksi pariwisata, penambahan jumlah amenitas serta peningkatan akses. Melihat ini, kami optimis target kunjungan wisatawan pada tahun 2019 akan tercapai,” ujar Sudarningsih.

Kontribusi PAD (Pendapatan Asli Daerah) sektor Pariwisata terhadap PAD Sleman pada tahun 2018 yakni sebesar 24,42% atau sebesar Rp 218,475 miliar. Wisman yang datang paling banyak berasal dari kawasan Asia Pasifik (77,26%), diikuti Eropa (19,34%) dan Amerika (3,24%). Untuk wisnus, Sleman paling banyak didatangi wisatawan dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Wisman rata-rata tinggal selama 2,04 hari dengan pengeluaran 194,24 dolar Amerika perhari, sedangkan wisnus rata-rata tinggal selama 1,86 hari dengan pengeluaran Rp 387.685 perhari.

Sama seperti daerah lain, Sleman juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi pariwisata yang efektif. Para penggiat media sosial dilibatkan. Hal ini dilakukan untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sleman yang jumlahnya saat ini didominasi oleh anak muda.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Diamond ML gratis Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Diamond ML gratis
Guest

Semoga pariwisata di indonesia semakin mendunia, sehingga akan meingkatkan perekonoman khususnya warga sekitar